"Saya tidak mau pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki terkubur bersama tubuh saya ketika mati kelak"
-Bob Sadino (1933-2015)

Sosok Punduh Kampung Naga

Aki Ma’un sedang memperkenalkan hasil karya tangan dinginnya kepada pengunjung Kampung Naga, Desa neglasari, Kecamatan Salawu, kabupaten Tasikmalaya. Ia sosok Punduh dan Kuncen penjaga Bumi Ageng. 

Keelokan perkampungan di tengah hiruk pikuk moderinisasi tak lantas menjadikan Kampung Naga, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, bergeser dari tradisi tempo dulu. Terletak diantara Kota Garut dan Tasikmalaya, Kampung Naga berdiri dengan eksotis, terpaan teknologi tak menjadikan kampung ini bergegeser dari jati diri mereka.

Aki Ma’un sosok asli daerah Kampung Naga menyapa setiap pengunjung yang datang dengan senyum malu menimbang secerca makna. Sosok Punduh Adat Kampung Naga ini diberi tugas untuk “Ngurus Laku, Meres Game” atau biasa kita kenal “Mengayomi Masyarakat”. Aki Ma’un, kakek asli Kampung Naga ini, cukup luwes dan ramah terserat dari nada ia bicara dan menyapa.

Mendapat tanggung jawab menjaga Bumi Ageng dari tahun 1990, tak lantas mambuat Aki Ma’un menyerah dengan usia yang sekarang menginjak kepala delapan. Baju serba hitam dengan ikat kepala khas sunda Aki Ma’un menjelaskan, ia mendapatkan tugas menjaga Bumi Ageng ini dari mendiang ayahnya. “Menjadi Kuncen Bumi Ageng haruslah keturunan dari sosok kuncen terdahulu, dipilih karena sosok lelaki yang dewasa” jelas Aki Ma’un menjawab dengan nada pelan.

Semangatnya yang tinggi untuk mengangkat budaya daerah masih terbukti. Dari tangan dinginnya lah beberapa kerajinan khas Sunda dan daerah Kampung Naga lahir, seperti Golok dengan berbagai ukuran, alat musik Sunda dan lain sebagainya. Ia memang tak lagi muda namun ratusan karyanya terpampang jelas di pedopo tempat pembuatan kerajinan.

Harapannya kebudayaan Kampung Naga tetap menjadi cerminan bagi daerah-daerah lain untuk tetap bertahan di tengah perkembangan jaman. Menjadi sosok Punduh, Aki Ma’un bertekad tetap memberikan contoh terbaik untuk setiap karya dan aktifitas nya kepada warga Kampung Naga, semoga. (Calam Rahmat)
Labels: Feature

Thanks for reading Sosok Punduh Kampung Naga. Please share...!

0 Comment for "Sosok Punduh Kampung Naga"

Back To Top